The Role of Stakeholders in Preventing and Eradicating Land Mafia in Indonesia

  • Supadno Supadno
    Mahasiswa Program Doktor, Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY)
  • Nur Wening
    Dosen Program Doktor, Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY)
Issue Vol. 3 No. 3 (2026): Oikonomia - May
Release 2026-05-19
Section Articles
Pages 160-171
Abstract

This study aims to analyze the role of stakeholders in the prevention and eradication of land mafia practices in Indonesia using a Systematic Literature Review (SLR) approach. Land mafia is an organized crime in the land sector involving multiple actors and causing serious impacts on legal certainty, economic losses, and social conflicts within society. This research employs a qualitative method based on library research by analyzing relevant scientific articles, journals, and policy documents. The findings indicate that land mafia practices are carried out through various modus operandi, including document forgery, issuance of multiple land certificates, illegal land occupation, and collusion with public officials. Government efforts to prevent and eradicate land mafia include the establishment of the Anti-Land Mafia Task Force, digitalization of land services, implementation of electronic land certificates, and the Complete Systematic Land Registration (PTSL) program. In addition, the involvement of the Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency, law enforcement agencies, local governments, supervisory institutions, society, and the private sector plays a crucial role in the effectiveness of land mafia eradication efforts. This study also identifies several challenges, such as weak inter-stakeholder coordination, limited integration of land administration data, and low legal literacy among the public. Based on stakeholder theory proposed by R. Edward Freeman, the success of land mafia prevention and eradication depends on the synergy among all parties involved

Keywords
land mafia stakeholders land administration SLR public policy
How to Cite (APA)
Supadno, S., & Wening, N. (2026). The Role of Stakeholders in Preventing and Eradicating Land Mafia in Indonesia. Oikonomia : Journal of Management Economics and Accounting, 3(3), 160–171. https://doi.org/10.61942/oikonomia.v3i3.595
Licensing & Copyright
References
  1. Al-Fazar, I. N., & Silviana, A. (2025). Peran masyarakat dan pemerintah dalam upaya memberantas praktik mafia tanah di Indonesia. Notarius, 18(2), 339–356. https://doi.org/10.14710/nts.v18i2.60804
  2. Allister, D., & Djaja, B. (2024). Tanggung jawab negara dalam upaya pemberantasan mafia tanah di Indonesia. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(1), 142–148. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i1.1252
  3. Alting, H., Anshar, Robo, B. D., & Bakhtiar, H. S. (2025). Land disputes and the land mafia phenomenon in Indonesia: A critical analysis. Journal of Lifestyle and SDGs Review, 5(3), Article e4794. https://doi.org/10.47172/2965-730X.SDGsReview.v5.n03.pe04794
  4. Amin, A. M. (2024). Mafia Tanah di Indonesia: Tinjauan Hukum dan Pemberantasannya. Widya Yuridika, 7(1), 15. https://doi.org/10.31328/wy.v7i1.4594
  5. Basyarudin, Erwinsyah, & Febriansyah. (2026). Penyuluhan hukum pertanahan sebagai upaya pencegahan mafia tanah di masyarakat pesisir Kecamatan Anyer. MAJU: Indonesian Journal of Community Empowerment, 3(1), 119–129. https://doi.org/10.62335
  6. Darmawan, E. K. C., & Ridwan, R. (2025). Political will of the head of Badan Pertanahan Nasional Bogor Regency I against land mafia cases through the implementation of electronic certificates. Journal La Sociale, 6(5), 1301–1313. https://doi.org/10.37899/journal-la-sociale.v6i5.2326
  7. Dewi, R. A. R. M., & Susantio, C. (2024). Penggunaan Sertifikat Elektronik untuk Meningkatkan Efisiensi Pendaftaran Tanah dalam Upaya Pencegahan Mafia Tanah. Jurnal Syntax Admiration, 5(9), 3382–3392. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i9.1441
  8. Eprilia, F., Zamil, S., Firdaus, H., Maharso, T., & Rizal, N. (2024). Pemberantasan Mafia Tanah di Indonesia: Dalam Mewujudkan Keadilan Eradicating the Land Mafia in Indonesia: In Realizing Justice and Legal Certainty for Land Owners. Jurnal USM Law Review, 7(3), 7–10. https://www.menpan.go.id/site/berita-
  9. Fathullah, K. E. H. (2023). Modus Operandi Dan Penegakan Hukum Mafia Tanah. Justness : Jurnal Hukum Politik Dan Agama, 3(1), 1–25. https://doi.org/10.61974/justness.v3i1.36
  10. Hansen, S. (2025). Praktik mafia tanah dalam tinjauan sosiologi hukum. Yuriska: Jurnal Ilmiah Hukum, 17(1), 105–119. https://doi.org/10.24903/yrs.v17i1.2419
  11. Iwan Permadi. (2024). Kejahatan Mafia Tanah sebagai Ancaman Penguasaan Tanah yang Berkepastian Hukum. Perspektif Hukum, 1–25. https://doi.org/10.30649/ph.v24i1.250
  12. Kusumojati, M. P. (2022). Pertanggungjawaban Hukum Pidana Terhadap Notaris Sebagai Oknum Mafia Tanah. Jurnal Education and Development, 11(1), 44–52. https://doi.org/10.37081/ed.v11i1.4192
  13. Laila, F. (2023). Model Perwujudan Good Faith (Asas Itikad Baik) Dalam Pemberantasan Mafia Tanah Terhadap Peralihan dan Pendaftaran Hak Atas Tanah Di Indonesia. Warkat, 3(2), 155–174. https://doi.org/10.21776/warkat.v3n2.5
  14. Lubis, I., Lubis, D. I. S., & Lubis, A. H. (2025). A multidimensional legal approach to combat land mafia: Regulation, digital systems, and agrarian legal education. JUSTISI, 12(1), 155–172. https://doi.org/10.33506/js.v12i1.4445
  15. Mahendra, M. I., Djaja, B., & Sudirman, M. (2025). Optimalisasi peran PPAT dalam pencegahan praktik mafia tanah: Analisis yuridis atas fungsi pengawasan dan akuntabilitas jabatan. Equality: Journal of Law and Justice, 2(2), 259–271. https://jurnal.sinesia.id/index.php/Equality-JLJ
  16. Maulana, H., Nugraha, N., Arinda, R., Fikri, M., & Wahanisa, R. (2024). Urgensi Sertifikat Elektronik dengan Pemantauan Berbasis AI untuk Efisiensi Pendaftaran Tanah dan Mitigasi Mafia Tanah di Indonesia. Journal Customary Law, 2(1), 9. https://doi.org/10.47134/jcl.v2i1.3304
  17. Miranda, E. (2022). Analisis Yuridis Mengenai Tanggung Jawab Notaris Dan Dalam Perkara Mafia Tanah. Jurnal Officium Notarium, 2(2), 306–313. https://doi.org/10.20885/jon.vol2.iss2.art12
  18. Mutiara, R. (2022). Kebijakan Non Penal Penanggulangan Tindak Pidana Yang Dilakukan Oleh Mafia Tanah. Lex LATA, 4(1), 17–32. https://doi.org/10.28946/lexl.v4i1.1487
  19. Nashuha, H. A., & Mahfud, M. A. (2023). Pemberantasan mafia tanah dengan menggunakan instrumen hukum di Indonesia (Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nomor 16 Tahun 2020). UNES Law Review, 6(1), 2964–2974. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i1
  20. Nasir, M., & Muchtar, A. (2025). Upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam menanggulangi dan memberantas mafia tanah. SOL JUSTICIA, 8(2), 61–70. https://doi.org/10.54816/sj.v8i2.1199
  21. Permadi, I. (2023). Jaminan Perlindungan Hukum Terhadap Pemilik Tanah Akibat Kejahatan Mafia Tanah. Jurnal Ius Constituendum, 8(2), 308–323. https://doi.org/10.26623/jic.v8i2.6951
  22. Rahmadi, A. N., Aisyah, R., & Kurdiningtyas, A. (2022). Efektivitas Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (Ptsl) Dalam Pencegahan Mafia Tanah Di Kota Probolinggo. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 3(1), 42–56. https://doi.org/10.29103/jspm.v3i1.6034
  23. Ramadhani, R., Hanifah, I., & Salamah, U. (2023). Peran Pemuda Muhammadiyah Kota Medan Dalam Penanggulangan Mafia Tanah. Ihsan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 34–39. https://doi.org/10.30596/ihsan.v5i1.11503
  24. Rusmini, & Husnaini. (2023). Peran aparat kepolisian dalam memberantas mafia tanah di Kota Palembang. Lex Librum: Jurnal Ilmu Hukum, 10(1), 23–30. https://doi.org/10.46839/lljih.v9i1.853
  25. Saputra, A., Sumarja, F. X., & Kasmawati, K. (2024). The importance of strong agrarian law: Preventing and overcoming land mafia in Indonesia. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 11(2), 177–187. http://dx.doi.org/10.18415/ijmmu.v11i2.5476
  26. Sihombing, B. F. (2023). Critical studies of the land mafia practices: Evidence in Indonesia. Beijing Law Review, 14(1), 415–428. https://doi.org/10.4236/blr.2023.141023
  27. Sinaga, H. S. R. (2024). Pencegahan dan Pemberantasan Praktik Mafia Tanah Melalui Pengoptimalan Peran Satgas Anti-Mafia Tanah. HUKMY : Jurnal Hukum, 4(1), 590–603. https://doi.org/10.35316/hukmy.2024.v4i1.590-603
  28. Tumangger, D. D. G., & Santoso, B. (2023). Penegakan Hukum Terhadap Praktik Mafia Tanah Sebagai Pembuat Sertifikat Fiktif. Notarius, 16(2), 776–794. https://doi.org/10.14710/nts.v16i2.41030
  29. Wahyuni, R. D., & Misrah, I. (2023). Kebijakan Pemerintah Dalam Upaya Pencegahan Dan Pemberantasan Mafia Tanah. Inisiasi, 25–30. https://doi.org/10.59344/inisiasi.v12i1.130
  30. Wijaya, G. J. A., & Djajaputra, G. (2025). Mafia tanah dan sistem peradilan di Indonesia: Studi kasus tuduhan pemalsuan dokumen terhadap advokat studi putusan PN Bekasi Nomor 484/Pid.B/2023/PN Bks. Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4(1), 487–507. https://doi.org/10.55606/inovasi.v4i2.4509
  31. Wirawan, V. (2023). Alternatif upaya pencegahan kejahatan mafia tanah dalam perspektif hukum administrasi pertanahan. Legal Standing: Jurnal Ilmu Hukum, 7(1), 47–58. https://doi.org/10.24269/ls.v7i1.6195
  32. Zamil, Y. S., Eprilia, F. F., Firdaus, H., Maharso, T., & Rizal, N. (2024). Pemberantasan mafia tanah di Indonesia: Dalam mewujudkan keadilan dan kepastian hukum bagi pemilik tanah. Jurnal USM Law Review, 7(3), 1305–1322. https://doi.org/10.26623/julr.v7i3.10239

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.