The Concept of the Transmission, Preservation, and Development of Traditional Arts and Culture in The Era of Digital Technology

Authors

  • Nandi Saefurrhman Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.61942/msj.v4i2.593

Keywords:

Digital Transformation, Cultural Heritage, Sustainability, Community Engagement,, Cultural Preservation

Abstract

This study examines the integration of digital technologies in cultural heritage preservation within the context of sustainability and community engagement. The rapid development of digital media, artificial intelligence, and interactive platforms has transformed the ways cultural heritage is preserved and transmitted; however, challenges related to authenticity, inequality, and cultural commodification remain significant. This research employs a qualitative descriptive-analytical method using a systematic literature review approach. Data were collected from reputable academic journals and analyzed through thematic and content analysis, including data reduction, categorization, and triangulation of sources. The findings reveal that digital technologies such as social media, AI, augmented reality, and digital documentation significantly enhance accessibility, innovation, and cultural awareness. However, issues such as the loss of cultural meaning, unequal technological access, and limited representation of intangible heritage persist. The discussion highlights that effective digital transformation must integrate community participation, interdisciplinary approaches, and ethical considerations to ensure sustainability. In conclusion, digital technologies can serve as strategic tools for preserving and innovating cultural heritage if implemented in a balanced manner that maintains authenticity and empowers local communities. Sustainable cultural preservation in the digital era requires the alignment of technological advancement with cultural values and participatory frameworks.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhani, N., Zahroh, S., Hisyam, M., Saleh, I., Rohmah, F., Cahya, A., Sari, N., Hanum, I., Wardan, A., & Sholeh, M. (2025). Peran mahasiswa dalam pelestarian budaya RT Jimpitan sebagai wujud gotong royong modern. Nusantara Community Empowerment Review. https://doi.org/10.55732/ncer.v3i1.1587

Amelia, D., Dewi, D., & Hidayat, R. (2024). Integrasi literasi budaya dan kewargaan melalui media sosial pada generasi Z di era digitalisasi. Indo-MathEdu Intellectuals Journal. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i1.710

Anggraini, S., Shantiya, D., Prayogi, R., & Nurlelawati, N. (2025). Upaya melestarikan budaya Lampung seruit sebagai simbol kebersamaan dalam budaya kuliner Lampung. Jurnal Selaksa Makna. https://doi.org/10.23960/selaksamakna.v1i1.369

Fadilah, W., Latifah, H., & Raturahmi, L. (2023). Pola komunikasi pelestarian seni dan budaya masyarakat Akur Sunda Wiwitan di era globalisasi. Jurnal Spektrum Komunikasi. https://doi.org/10.37826/spektrum.v11i4.593

Gulo, A., Agama, I., & Tarutung, K. (2023). Revitalisasi budaya di era digital dan eksplorasi dampak media sosial terhadap dinamika sosial-budaya di tengah masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD). https://doi.org/10.55606/jurdikbud.v3i3.2655

Hasan, M., Pamungkas, B., Anggraini, B., Angandarto, E., Dwinar, N., Seputri, N., Shafar, P., Qoirunnisa, Q., Maharani, Y., Putranto, Z., & Siswanto, B. (2025). Pemanfaatan media teknologi digital untuk memberdayakan UMKM dan melestarikan kebudayaan tradisional Desa Jangrana, Kesugihan, Cilacap. Kegiatan Positif: Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.61132/kegiatanpositif.v3i1.1670

Hudayana, B. (2021). Pengembangan seni-budaya sebagai penguatan identitas komunitas Kejawen dan santri di desa pada era reformasi. Satwika, 5, 1–17. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15641

Mujanah, S., & Sumiati, S. (2025). Revitalisasi wisata religi Lamongan melalui literasi digital dan penyusunan narasi budaya Islam Nusantara. Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.55499/semeru.v2i1.1550

Muslihin, H., Pranata, O., Nurlaela, W., & Cahyana, C. (2021). Hambatan dan tantangan proses pelestarian budaya lokal dalam konteks seni tradisi pencak silat di Tasikmalaya. Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi). https://doi.org/10.21831/jorpres.v17i2.37041

Nurazza, A., Khilda, A., Faris, M., & Sugiarti, Y. (2025). Implementasi knowledge management pelestarian dan pengembangan seni dan budaya tradisional. Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA). https://doi.org/10.34010/jamika.v15i1.14529

Nurhuda, T., Purnami, I., Wisnu, I., & Joniarta, I. (2025). Digitalisasi budaya Bali: Media AR sebagai bentuk revitalisasi aksara Bali. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4094

Nurjanah, N., & Srihilmawati, R. (2025). Revitalisasi bahasa, sastra, dan budaya Sunda melalui Learningsundanese.com sebagai media digital pelestarian kearifan lokal. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4436

Purnamasari, E., & Sefriyanti, S. (2025). Pengembangan literasi budaya melalui permainan tradisional congklak di era digital bagi anak usia dini. Jurnal Ilmiah Potensia. https://doi.org/10.33369/jip.10.1.133-140

Ramadhan, M., Miharja, S., Salsabila, R., & Dahlan, B. (2025). Eksplorasi multikultural: Sintesis paribasa Sunda dan falsafah abadi Toraja sebagai nilai hidup di era disrupsi digital. Tashwir. https://doi.org/10.18592/jt.v13i01.16420

Sakti, F., Widodo, T., & Prasetyo, A. (2022). Penciptaan seni lukis semi-realis digital sebagai apresiasi terhadap pemuda penggiat kebudayaan tradisional masa kini. Invensi. https://doi.org/10.24821/invensi.v7i2.6344

Samsuri, T., Sutajaya, I., Suja, W., Astawa, I., Pahriah, P., & Sukroyanti, B. (2024). Sinergi tradisi Perang Topat dan Tri Hita Karana: Studi hubungan antara religi, sosial, dan lingkungan dalam masyarakat Lombok. Empiricism Journal. https://doi.org/10.36312/ej.v5i2.2480

Santoso, O., Damayanti, N., Sanjaya, T., & Sugiharto, B. (2022). Pengembangan kreativitas dalam berkarya seni rupa melalui teknologi digital di masa pandemi Covid-19. Rekam. https://doi.org/10.24821/rekam.v18i1.6126

Umalihayati, U., Andriani, R., Rachman, A., Wulandari, D., Suliyasti, D., & Baehaki, M. (2025). Revitalisasi kesenian tradisional dodod sebagai daya tarik wisata budaya berbasis ekonomi kreatif di Kampung Pamatang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. https://doi.org/10.30653/jppm.v10i3.1493

Yunitasari, M. (2025). Implementasi teknologi audio ludruk untuk revitalisasi pembelajaran bahasa Jawa pada materi drama tradisional di SMA. Language: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra. https://doi.org/10.51878/language.v5i2.5280

Zuhro, A., & Cahyandaru, P. (2022). Pengembangan media seni mainan tradisional untuk pembelajaran seni budaya anak. Imaji. https://doi.org/10.21831/imaji.v20i1.45291 .

Downloads

Published

10-05-2026

How to Cite

Saefurrhman, N. (2026). The Concept of the Transmission, Preservation, and Development of Traditional Arts and Culture in The Era of Digital Technology. MSJ : Majority Science Journal, 4(2), 1–10. https://doi.org/10.61942/msj.v4i2.593

Issue

Section

Articles