Legal Consequences Of Annulment Of A Prenuptial Agreement In Marriage Between Individuals Of Different Nationalities
The author discusses the effects of annulment of prenuptial agreements in mixed marriages and how it affects the ownership of flats on land acquired after the marriage. Marriages between individuals of different nationalities often involve complex legal aspects, especially in the context of the annulment of prenuptial agreements. This research aims to investigate the legal consequences of annulment of prenuptial agreements in marriages between individuals of different nationalities. The text utilizes a normative legal approach conducted through literary research and a legislative approach. The study demonstrates the consequences of nullifying a prenuptial agreement in a mixed marriage, leading to joint ownership of assets acquired during the marriage and potentially affecting the ownership rights of apartment units on freehold land. Indonesian residents may lose their rights to an apartment unit (sarusun) in a freehold property if a prenuptial agreement was not made in a mixed marriage, as per domestic rules. After invalidating the prenuptial agreement, the Court should provide provisions to legally protect Indonesian citizens (WNI) regarding the ownership of apartment units on land with property rights status.
- Book
- Anshary, H. 2016. Harta Bersama Perkawinan dan Permasalahanya. Medan: Mandar Maju.
- Harsono, B. 2013. Hukum Agraria Indonesia : Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria Isi dan Pelaksananya. Jakarta: Universitas Trisakti.
- Marzuki, P. M. 2005. Penelitian Hukum. Revision. Jakarta: Prenadamedia Group.
- Meliala, D. S. 2014. Hukum Perdata Dalam Prespektif BW. Revision 4. Bandung: Nuansa Aulia.
- Salfutra, R. D. (2019) Hukum Agraria Indonesia. Yogyakarta: Thafa Media.
- Subekti. (2003) Pokok-Pokok Hukum Perdata. Bandung: PT. Intermasa
- Journal Article
- Anggriani, J. 2012 ‘Penerapan Asas Nasionalitas Dalam Perundang-Undangan Agraria Indonesia (Studi Kasus Pp No.40 Tahun 1996)’, Jurnal Dinamika Hukum, 12(1), pp. 173–185. doi: 10.20884/1.jdh.2012.12.1.114.
- Azrianti, S. 2015. ‘Tinjauan Yuridis Kepemilikan Satuan Rumah Susun Oleh Warga Negara Asing Di Indonesia (Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2011 Tentang Rumah Susun)’, Dimensi, 4(1), pp. 1–16.
- Damanik, S. N. and Komalasari, G. A. K. 2020. ‘Pengaturan Kepemilikan Satuan Rumah Susun Bagi Wraga Negara Asing Menurut Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Peranahan Naional RI No. 29 Tahun 2016’, Read Kertha, 03(01), pp. 88–105.
- Djuniarti, E. 2017. ‘Hukum Harta Bersama Ditinjau dari Perspektif Undang-Undang Perkawinan dan KUH Perdata’, Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 17(4), p. 445. doi: 10.30641/dejure.2017.v17.445-461.
- Fadli, M. Rijal. 2021. Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Jurnal Humanika. 21(01), p. 2579-4248 doi: 10.21831/hum.v21i1. 38075. 33-54.
- Gaol, S. L. 2014. Tinjauan Hukum Pemilikan Apartemen (Satuan Rumah Susun) Oleh Orang Asing / Warga Negara Asing Di Indonesia., Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara, 9(1), pp. 61–84. doi: 10.35968/jh.v9i1.298.
- Iswantoro. 2018. Penyelesaian Sengketa Harta Perkawinan Pasca Putusan Mahkamah Konsitusi No. 69/PUU-XIII/2015’, Al-Ahwal, 11(1), pp. 43–58.
- Judiasih, S. D. 2017. Pertaruhan Esensi Itikad Baik dalam Pembuatan Perjanjian Kawin Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 69/PUU-XIII/2015’. Jurnal Notariil. 1(2), pp. 68–88. doi: 10.22225/jn.2.1.179.68-83.
- Maslul, S. 2016. ‘Putusan Mahkamah Konsitusi No. 69/PUU-XIII/2015 Ditinjau Dari Pemenuhan Hak-Hak Asasi Manusia Dan Asas-Asas Pembentukan Perjanjian’, Mahkamah, X(2), pp. 1–21.
- Motulo, N. F. (2019) ‘Kepemilikan Properti Warga Negara Asing Di Indonesia Menurut Peraturan Pemerintah No. 103 Tahun 2015’, Lex et Societatis, 6(10), pp. 65–74.
- Legal Documents
- Undang-Undang Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960.
- Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Undang-Undang No. 20 Tahun 2011 Tentang Rumah Susun.
- Undang-Undang No. 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Pemukiman
- Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
- Putusan Mahkamah Konsitusi No. 69/PUU-XIII/2015.
- Peraturan Pemerintah No. 103 Tahun 2015 Tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang Berkedudukan di Indoneisa.
- Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 29 Tahun 2016 Tentang Tata Cara Pemberian, Pelepasan, atau Pengalihan Hak Atas Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian Oleh Orang Asing yang Berkedudukan di Indonesia.
Similar Articles
- Wahyu Hindiawati , Community Participation in the Formation of Regional Regulations to Realize the Indonesian Welfare State , Jurnal Hukum dan Keadilan: Vol. 1 No. 2 (2024): JHK-February
- Nurul Fadilah, Burhanudin Harahap, Hari Purwadi , Validity Of Marriage And Registration Of Different Religions After The Constitutional Court Decision Number 24/PUU-XX/2022 (Study of Determination Number 155/PDT.P/2023/PN.Jkt.Pst) , Jurnal Hukum dan Keadilan: Vol. 1 No. 2 (2024): JHK-February
- Citranu Citranu, Termination of Prosecution Based on Restorative Justice At the Kapuas District Attorney's Office , Jurnal Hukum dan Keadilan: Vol. 1 No. 5 (2024): JHK-August
- Abdul Ukas Marzuki, Dynasty Politics in Legal Perspective , Jurnal Hukum dan Keadilan: Vol. 1 No. 4 (2024): JHK-June
- Berd Elkiopas Pelupessy, Contractual Freedom and its Limits in Modern Civil Law Governance , Jurnal Hukum dan Keadilan: Vol. 3 No. 2 (2026): JHK - February
- Anggi Rokiba, Anis Rindiandi, Angga Aldilla Gusman, Juridical Review of The Determination of National Territorial Boundaries According to The Provisions of International Law , Jurnal Hukum dan Keadilan: Vol. 3 No. 4 (2026): JHK - June
You may also start an advanced similarity search for this article.