HYDROLOGICAL ANALYSIS OF EACH LAND USE IN THE JOMPI RIVER WATERSHED, MUNA REGENCY

Authors

  • Mariana Zainun Forestry Study Program, Faculty of Forestry and Environmental Sciences, Halu Oleo University, Kendari
  • Asramid Yasin Environmental Science Study Program, Faculty of Forestry and Environmental Sciences, Halu Oleo University
  • Umar Ode Hasani Forestry Study Program, Faculty of Forestry and Environmental Sciences, Halu Oleo University, Kendari
  • La Baco Sudia Environmental Science Study Program, Faculty of Forestry and Environmental Sciences, Halu Oleo University
  • La Ode Muhammad Rizal Fauzi Forestry Study Program, Faculty of Forestry and Environmental Sciences, Halu Oleo University, Kendari

DOI:

https://doi.org/10.61942/msj.v3i4.499

Keywords:

Infiltration Rate, Land Use, Watershed

Abstract

This study analyzes the variation of infiltration rates across different land-use types in the upper watershed of the Jompi River Basin, Muna Regency, as an effort to understand hydrological responses to land-use change. Forest ecosystems play a crucial role in regulating water balance through enhanced soil porosity and organic matter accumulation, whereas land conversion often reduces infiltration capacity and increases surface runoff. Using a quantitative cross-sectional design, field measurements were conducted from August to October 2023 on four dominant land-use categories forest, agriculture, plantation, and settlement. Infiltration was measured using a double ring infiltrometer, while soil physical properties were analyzed through laboratory testing. The results indicate substantial variation in infiltration rates: plantations recorded the highest average value at 24.23 cm/hour, followed by secondary forest at 22.38 cm/hour, settlements at 19.23 cm/hour, and agricultural land at 16.59 cm/hour. These differences are strongly influenced by soil texture, organic matter, and porosity conditions. The findings demonstrate that land-use changes significantly alter soil hydrological behavior, highlighting the need for sustainable watershed management strategies. Further research is recommended to incorporate additional soil parameters such as permeability and to employ alternative infiltration models and rainfall simulators for improved measurement accuracy

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwi, L. dan Marwah, S. 2015. Analisis Dampak Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Degradasi Lahan Dan Pendapatan Petani Di DAS Wanggu Sulawesi Tenggara. Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo. Kendari.

Ali, S. R dan Asmirullah. 2020. Analisis Infiltrasi dengan Metode Horton pada beberapa lahan di Sub Das Jeneberang. Jurnal Teknik Sipil Pengairan 1(1).

Arianto, W., Suryadi, E., dan Perwitasari, S. D. N. 2021. Analisis Laju Infiltrasi dengan Metode Horton Pada Sub DAS Cikeruh. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. 9(1): 8-19.

Arif, D. M dan A. Darmawan. 2014. Perubahan penutupan lahan di taman nasional way kambas. jurnal sylva lestari. 2(1):87-94.

Arsyad S. 2010. Konservasi Tanah dan Air. Serial Pustaka IPB Press. Bogor. Asdak, C. 2010. Hidrologi dan pengelolaan daerah aliran sungai. buku. Gadjah mada university press. Yogyakarta.

Ayu, M.E., K.W.Sigit,dan D. Suprayogo. 2017. Biodiversitas vegetasi dan fungsi ekosistem: hubungan antara kerapatan, keragaman vegetasi, dan infiltrasi tanah pada inceptisol lereng gunung Kawi, Malang. Jurnal tanah dan sumberdaya lahan 4(2):577-588.

Bela, K.R., E.N. Bria S., I.R. Naikofi M. dan D.G.N. Da Costa. 2019. Hubungan antara pola tutupan lahan terbangun dan laju infiltrasi air hujan. Jurnal rekayasa konstruksi mekanika sipil, 2(2).

Budianto, Pranciska Trisnawati Handayani, Ruslan Wirosoedarmo, and Bambang Suharto. "Perbedaan laju infiltrasi pada lahan hutan tanaman industri pinus, jati dan mahoni." Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan 1.2 (2014): 15-24.

Cindy, A.H., M. Sholichin dan B.T. Prayogo. 2017. Analisa pengaruh perubahan penutupan lahan terhadap debit sungai sub das metro dengan menggunakan program arcswat. jurnal teknik pengairan. 8(1):1-14.

Damayanti, A. (2013). Analisis zone agroekologi untuk strategi pengelolaan DAS berkelanjutan. Jurnal Geografi, 5(1), 1-16.

Deddy. 2018. "Hubungan Tata Guna Lahan terhadap Infiltrasi (Studi Kasus: Kawasan Perkantoran Walikota Bukittinggi)." Rang Teknik Journal 1.1).

Dipa, Haryo, Manyuk Fauzi, and Yohanna Lilis Handayani. "Analisis tingkat laju infiltrasi pada daerah aliran sungai (DAS) Sail." Jurnal Teknik 15.1 (2021): 18-25.

Emmarasari, Y., Ir. S. Astuti S. 2015. Kapasitas infiltrasi pada pola penggunaan lahan di desa nglanggeran yokyakarta.

Faddillah, M., Yasmadi, Y., Endayanti, M., & Ginting, R. (2023). Analisa Hidrologi Kapasitas Bendung Wampu Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 12(2), 209- 216.

Fauzi, M., & Handayani, Y. L. (2021). Analisis tingkat laju infiltrasi pada daerah aliran sungai (DAS) Sail. Jurnal Teknik, 15(1), 18-25.

Fuady, Z dan A. Cut. 2010. Tinjauan daerah aliran sungai sebagai sistem ekologi dan manajemen daerah aliran sungai. lentera. 6.

Harjianto, M., Sinukaban, N., Tarigan, S.D. dan Haridjaja, O,. 2016. Evaluasi Kemampuan Lahan Untuk Arahan Penggunaan Lahan Di Daerah Aliran Sungai Lawo, Sulawesi Selatan (Land Capability Evaluation for Land Use Recommendation in Lawo Watershed). Program Pasca Sarjana Program Studi Ilmu Pengelolaan DAS Institut Pertanian Bogor (IPB)Bogor.

Harsoyo B. 2010. Review modeling hidrologi das di indonesia. jurnal sains & teknologi modifikasi cuaca. 11(1):41-47.

Karnisah, I., Enung., dan A. Djihad. 2017. Pengaruh Tutupan Lahan terhadap Laju Infiltrasi Limpasan Air Hujan. Jurnal Politeknik Negeri Bandung 1(1).

Kristian, A.R. 2021. Proyeksi perubahan penutupan lahan di sub daerah aliran sungai saddang hulu [skripsi] universitas hasanuddin. makassar.

Kurniawan D. 2018. Hubungan tata guna lahan terhadap infiltrasi. journal rang teknik 1(1).

Kusumaningtyas, 2014. Pengelolaan Hutan Dalam Mengatasi Alih Fungsi Lahan Hutan Di Wilayah Kabupaten Subang. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota. 13(2).

Laka, Beatus M. 2016. Perubahan Penggunaan Lahan Di Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Diss. Universitas Negeri Makassar.

Lukas, R.W. 2013. Analisis kebijakan publik pengembangan model kelembagaan kompensast das ciliwung. jurnal manusia dan lingkungan. 20(3):353-366.

Misa, D.P.P., I.L. Moniaga, dan V. Lahamendu, 2018. Penggunaan lahan kawasan perkotaan berdasarkan fungsi kawasan (studi kasus : kawasan perkotaan Kecamatan Airmadidi). Jurnal Spasial. 5(2).

Mulyawan. A. 2022. Analisis Laju Infiltrasi Pada Berbagai Penggunaan Lahan di DAS Wanggu. Skripsi

Muna, H.B. dan S. Rahayu. 2021. Alih fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian di desa berawang, kecamatan ketol, kabupaten aceh tengah. pros. semnas. peningkatan mutu pendidikan. 2(1):88-91.

Nasution, Budi Candra, Yamin Lubis, And Adil Akhyar.2023. "Analisis Yuridis Perambahan Hutan Pada Hutan Konservasi Tanpa Izin Menteri Berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan (Studi Di Polres Padang Lawas)." Jurnal Ilmiah Metadata 5.1 : 335-350.

Nawangwulan, 2013."Analisis pengaruh perubahan lahan pertanian terhadap hasil produksi tanaman pangan di Kabupaten Pati tahun 2001–2011." Jurnal Geodesi Undip 2.2.

Nita, Istika, et al., 2024. "Analisis Kapasitas Infiltrasi Lahan Pertanian Di SubDas Kalisari, Malang." Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan 11.1: 117- 123.

Nuraida., N. Alim., dan M.Arhim. 2021. Analisis Kadar Air, Bobot Isi dan Porositas Tanah pada Beberapa Penggunaan Lahan. Jurnal Biologi 1(1).

Nuraida., N. Alim., dan M.Arhim. 2021. Analisis Kadar Air, Bobot Isi dan Porositas Tanah pada Beberapa Penggunaan Lahan. Jurnal Biologi 1(1).

Oksana, M. Irfan, dan M.U. Huda. 2012. Pengaruh alih fungsi lahan hutan menjadi perkebunan kelapa sawit terhadap sifat kimia tanah. jurnal agroteknologi. 3(1):29-34.

Oktarian, D. 2016. Analisis spasial perubahan penggunaan lahan di das babon hulu terhadap debit puncak sungai babon jawa tengah [skripsi] universitas negeri. semarang.

Patiung, O., N. Sinukaban, S. Darma T., dan D. Darusman, 2011. Pengaruh umur reklamasi lahan bekas tambang batubara terha dap fungsi hidrologis. Jurnal hidrolitan. 2(2):60-73.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2012 tentang pengelolaan daerah aliran sungai dengan rahmat tuhan yang maha esa presiden republik Indonesia.

Pratama, W., dan S.Y. Budi. 2016. Analisis perubahan penggunaan lahan terhadap karakteristik hidrologi di das bulok. Jurnal sylva lestari. 4(3):11-20.

Pratomo, Agus Joko. 2021. Analisis kerentanan banjir di daerah aliran sungai sengkarang kabupaten pekalongan provinsi jawa tengah dengan bantuan sistem informasi geografis. Diss. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rizal, S., Syaibana, P. L. D., Wahono, F., Wulandari, L. T., dan Agustin, M. E. 2022. Analisis Sifat Fisika Tanah Ditinjau dari Penggunaan Lahan di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi), 7(2), 158-167.

Rohmat, Dede, and Indratmo Soekarno. (2018). "Formulasi efek sifat fisik tanah terhadap permeabilitas dan suction head tanah (kajian empirik untuk meningkatkan laju infiltrasi)." Jurnal Bionatura 8.1:1-9.

Ruspendi, D., S. Hadi, dan Rusdiana O. 2013. Kajian perubahan penutupan lahan pada das ciliwung hulu dengan pendekatan spasial dinamik. jurnal lanskap indonesia. 5(2).

Setianata, C.C., R.Ch. Tarore, ST. MT., dan H.H. Karongkong, ST. MT. 2016. Identifikasi penggunaan lahan pada daerah rawan banjir bandang kota manado. jurnal spasial. 5(3).

Siswanto, L. Parmayantl, dan Tarigan P. 2010. Pengaruh permeabilitas dan kedalaman dalam mempercepat proses infiltrasi pada sumur resapan berpenampang lingkaran.

Sri Rahayu. "Perubahan penggunaan lahan dan kesesuaiannya terhadap RDTR di wilayah peri-urban studi kasus: Kecamatan Mlati." Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota 8.4 (2012): 330-340.

Sudarmanto, A., B. Imam, dan Sudarno. 2014. Perbandingan infiltrasi lahan terhadap karakteristik fisik tanah, kondisi penutupan tanah dan kondisi tegakan pohon pada berbagai jenis pemanfaatan lahan. jurnal geografi. 11(1):1-13.

Supriyadi, Bambang Eko. 2013. Hukum Agraria Kehutanan ( Aspek Hukum Pertahanan dalam Pengelolaan Hutan Negara). Rajawali Press : Jakarta

Susetyaningsih, A. 2012. Pengaturan penggunaan lahan di daerah hulu das Cimanuk sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan sumberdaya air. jurnal konstruksi sekolah tinggi teknologi garut. 10(1).

Syakur. 2019. Karakteristik Sifat Fisika Tanah Terhadap Kapasitas Infiltrasi Di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian. Vol : (4) : No: 4.

Van, M.N., A. Farida. 2010. peranan agroforestri dalam mempertahankan fungsi hidrologi daerah aliran sungai (das). agrivita. 26(1).

Wahyu, Edy Suryadi, and Sophia Dwiratna Nur Perwitasari. "Analisis Laju Infiltrasi dengan Metode Horton Pada Sub DAS Cikeruh." Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems-Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem 9.1 (2021): 8-19.

Wahyuni, E.2019 .Karakteristik Sifat Fisika Tanah Terhadap Kapasitas Infiltrasi Di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh." Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian 4.4 : 648-656.

Widiyanto, A. 2010. Hutan Sebagai Pengatur Tata Air dan Pencegah Erosi Tanah: Pengelolaan dan Tantangannya. Albasia, 7(1), 54–65.

Widiyanto, H., Kurniatun, S., Didik, A.S. dan Mustofa. 2003. Fungsi dan Peran Agroforestry. World Agroforestry Centre (ICRAF).

Yunagardasari C., Kadir A.P. dan A. Monde. 2017. Model infiltrasi pada berbagai penggunaan lahan di desa tulo kecamatan dolo kabupaten sigi. Jurnal agrotekbis, 5(3):315-323.

Downloads

Published

30-11-2025

How to Cite

Zainun, M., Yasin, A., Hasani, U. O., Sudia, L. B., & Fauzi, L. O. M. R. (2025). HYDROLOGICAL ANALYSIS OF EACH LAND USE IN THE JOMPI RIVER WATERSHED, MUNA REGENCY. MSJ : Majority Science Journal, 3(4), 282–291. https://doi.org/10.61942/msj.v3i4.499