STRENGTHENING PEDAGOGICAL COMPETENCE OF TEACHERS OF ULUMUL QUR'AN PIDIE JAYA JUNIOR HIGH SCHOOL AND ITS IMPLICATIONS
DOI:
https://doi.org/10.61942/msj.v3i2.344Keywords:
Pedagogical competence, SMP Ulumul Qur'an Pidie Jaya teachers, implicationsAbstract
This study aims to analyze the strengthening of teachers' pedagogical competence at SMP Ulumul Qur'an Pidie Jaya, focusing on the forms of strengthening, its implications for learning, and the supporting and inhibiting factors. The research employs a qualitative approach with a case study method through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that pedagogical competence is strengthened through regular class supervision, internal and online training, and participation in learning communities. These enhance teachers' understanding of student characteristics, mastery of learning theories, and the ability to design and implement effective learning tailored to students' needs. As a result, learning becomes more engaging and efficient, contributing to both academic and non-academic achievements, as reflected in improved student performance. The main supporting factors include the principal's support through supervision and training, as well as active teacher involvement in learning communities. However, challenges arise from limited time, facilities, technological resources, and difficulties in adapting teaching methods to the diverse characteristics of students.
Downloads
References
Akbar, A. (2021). Pentingnya kompetensi pedagogik guru. JPG: Jurnal Pendidikan Guru, 2(1), 23. https://doi.org/10.32832/jpg.v2i1.4099
Djamas, N., dkk. (2015). Manajemen sekolah mandiri. Jakarta: Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang Agama dan Diklat.
Kurniawati, F. N. A. (2022). Meninjau permasalahan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia dan solusi. Academy of Education Journal, 13(1), 1–13.
Moleong, L. J. (2002). Metodologi penelitian kualitatif (Cet. XVII). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2009). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Mulyati, A. (2022). Peran kepala sekolah dalam pendidikan. Jurnal El-Idarah Manajemen Pendidikan Islam, 8(2), 1–16. Retrieved from https://journal.parahikma.ac.id/el-idarah
Munir, A. (2008). Menjadi kepala madrasah yang efektif. Yogyakarta: Ar-Ruzmendia.
Musfah, J. (2017). Peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan sumber belajar teori dan praktik. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Rohaenah, I. N., Syah, S. M., & Erihadiana, M. (2020). Implementasi supervisi kepala sekolah pada kompetensi pedagogik guru. MISYKAT: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Quran, Hadist, Syari’ah dan Tarbiyah, 5(2), 127. https://doi.org/10.33511/misykat.v5n2.127-140
Setiawan, S., Turmidzi, I., & Sholichah, I. U. (2023). Pengaruh kompetensi guru pendidikan agama Islam terhadap motivasi belajar siswa SMP Al-Fitroh Kota Tangerang. Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 6(2), 99–114. https://doi.org/10.51476/tarbawi.v6i2.521
Suyanto, & Jihad, A. (2013). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualifikasi dan kualitas guru di era global. Jakarta: Erlangga.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Umrati, & Wijaya, H. (2020). Analisis data kualitatif. Makassar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.
Yasin, A. F. (2011). Pengembangan kompetensi pedagogik guru pendidikan agama Islam di sekolah (Studi kasus di MIN Malang I). Jurnal el-Qudwah, 1(5), 157–181.
Zamroni. (2001). Paradigma pendidikan masa depan. Yogyakarta: Grafindo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maulidin Maulidin, Nazaruddin Abdullah, Saifuddin Saifuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






