The Role Of Science Teachers In Increasing Students' Learning Motivation In The Independent Curriculum Era According To Behavioristics
DOI:
https://doi.org/10.61942/msj.v2i2.149Keywords:
Science teacher, independent curriculum, behaviorismAbstract
In the era of the Merdeka Curriculum, which is integrated with technological developments, requires a science teacher to carry out his duties professionally. One part of the teacher's professionalism is understanding learning theory. Behavioristic learning theory, which tends to be teacher-centered, is still often used by teachers even though the curriculum has changed because the application of this theory in learning is still relevant and works well. One of the results of research conducted by Yuliani (2020) entitled “Development of E-Book Learning Media with a Behavioristic Approach to Science Subjects for Class IX Students of SMP 24 Banjarmasin” states that the behavioristic approach shows a positive influence on improving student achievement. The results of analyzing student learning using the N-Gain test are 0.8 (included in the high classification). The results of this study indicate that the behavioristic flow in the era of the independent curriculum is able to increase learning motivation even though the application of behavioristic flow tends to be teacher-centered. The urgency of behavioristic flow in the implementation of learning is to maximize the role of teachers, especially in improving student discipline.
Downloads
References
Ananda, R, dan Amiruddin (Ed). 2018. Profesi Pendidikan Dan Tenaga Kependidikan (Telaah Terhadap Pendidik Dan Tenaga Kependidikan). Medan: Lembaga Peduli dan Tenaga Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI)
Anggraena,Y, et.al. 2021. Kajian Akademik Kurikulum Untuk Pemulihan Pembelajaran. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Ariani,N,et.al. 2022. Buku Ajar Belajar Dan Pembelajaran. Bandung: PT. Widina Bhakti Persada
Azwardi. 2021. Penerapan Reward Dan Punishment Dalam Meningkatkan Hasil Pembelajaran. Volume 10 Issue 2 (2021) Pages 261-274 Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam ISSN: 2528-5092 (Online) 1411-8173 (Print) https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/tadib/article/view/8497
Budiastini, N.P.P. 2023. Dampak Penguatan Positif dalamModel Pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis teori behavioristik Terhadap Hasil Belajar IPA kelas 5. Psikostudia Jurnal Psikologi. 12, (4), 597-602. DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v12i4 p-ISSN: 2302-2582 e-ISSN: 2657-0963
Fauzan dan Arifin, F. 2022. Desain Kurikulum Dan Pembelajaran Abad 21 Edisi Pertama. Jakarta: Kencana
Gredler, M. E. 2011. Learning and instruction: Teori dan Aplikasi (edisi keenam). Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Hamruni. 2021. Teori Belajar Behavioristik Dalam Perspektif Pemikiran Tokoh-Tokohnya. Yogyakarta: Pascasarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga
Harjali. 2016. Membangun Penataan Lingkungan Belajar Yang Kondusif. Ponorogo : STAIN Ponorogo Press
Kemendikbud. (2014). Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2014/2015 Mata Pelajaran Kimia SMA/SMK. Jakarta: Badan Pengembang-an Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendikbud
Muazzaroh, F. (2011). Reaktualisasi Pendidikan Behavioristik. Jurnal Kependidikan dan Pranata Islam, 9(2), 269–296. https://doi.org/10.58223/syaikhuna.v8i2.3165
Muthmainna, N., Sudding,& Allo, E.L. 2022. Motivasi Belajar Peserta Didik: Suatu Intervensi Model Discovery Learning pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. ChemEdu (Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia),III(3):51-67
Nugroho, C.D.A. 2024. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPA SD. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri .ISSN Cetak : 2477-5673 ISSN Online : 2614-722X Volume 10 Nomor 01, Maret 2024
Nurhayani dan Salistina,D . 2022. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bantul: CV. Gerbang Media Perkasa
Nurdyansyah, & Fahyuni. 2016. Inovasi Model Pembelajaran Yang Telah Terintegrasi Dengan Kurikulum 2013. Sidoarjo : Nizamia Learning Center
Oktariska,B,et.al. 2018. Studi Kasus Penerapan Teori Belajar Behavioristik Dalam Menumbuhkembangkan Perilaku Peduli Lingkungan Hidup Siswa Di SMKN 6 Malang. JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan. 1(2),159-168. Retrieved from https://journal2.um.ac.id/index.php/jktp/article/view/3411
Putra, et al. 2023. Kelebihan Dan Kekurangan Teori Belajar Behavioristik Dalam Penerapan Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khazanah Pendidikan. 17(1). DOI: 10.30595/jkp.v17i2.17835
Pritchett, L., & Beatty, A. (2015). Slow down, you’re going too fast: Matching curricula to student skill levels. International Journal of Educational Development, 40, 276–288. doi: 10.1016/j.ijedudev.2014.11.013
Sardiman, A.M. 2010. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Grafindo Persada
Sudjana, Nana. 2019. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: SBAIgesindo
Suparlan.2005. Menjadi Guru Efektif. Yogyakarta: Hikayat Publishing
Suyanto & Jihad,A. Menjadi Guru Profesional Strategi Meningkatkan Kulaifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. Jakarta: Erlangga
Usman, M. U. (2000). Menjadi Guru Profesional. Badung: PT. Remaja Rosdakarya
Uno,H.B. 2017. Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara
Yahya,M.S. 2019. Pendidikan Karakter di Islamic Full Day School. Purwokerto: Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto
Yuliani. 2020. Pengembangan Media Pembelajaran E-Book Dengan Pendekatan Behavioristik Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas IX SMP. Journal of Instructional Technology J-INSTECH 1(1), 44-52. https://doi.org/10.20527/j-instech.v1i1.3649
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 R. M. Helmy Sujana, Selviana Ekawati, Zahra Ningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






